728x90 AdSpace

  • Latest News

    08 Agustus 2009

    Meniti Hubungan Baru Dengan Selamat

    Meniti Hubungan Baru Dengan Selamat

    LANGKAH paling menakutkan dalam hubungan asmara, adalah tahap memulai. Keragu-raguan, kecurigaan dan kebahagiaan bercampur baur memenuhi perasaan. Hal ini tidak bisa dihindari, karena ketika sebuah hubungan baru dimulai, Anda bagai meniti jalan di cangkang telur yang rapuh. Satu langkah saja keliru, hilanglah semua peluang. Jadi, apa yang harus Anda lakukan? Satu kunci yang harus selalu Anda pegang, yaitu nikmati diri sendiri. Ikuti sembilan tuntunan berikut dan Anda akan berada dalam arah yang benar.

    1. Jangan bongkar hal-hal pribadinya -- Senang rasanya bila kita mengetahui banyak informasi tentang calon pacar. Mulai apa yang dia suka, yang dibencinya, juga hobi dan pekerjaan. Sebaliknya, si dia pun merasakan hal yang sama.

    Ketika Anda ingin menuntaskan rasa penasaran tentang si dia, ajukanlah pertanyaan tersamar dan tulus. Jangan memberi kesan Anda melakukan interogasi. Jika si dia sulit terbuka dalam beberapa hal, jangan dulu ambil kesimpulan dia menyembunyikan sesuatu. Masalahnya, dia mungkin belum siap mengungkapkannya. Daripada terus berupaya mengorek keterangan, tunggu saja sampai dia siap. Jika saatnya datang, Anda pun harus siap mendengarkan apa pun tentang dia dari mulutnya. Kuncinya, kebijaksanaan.

    2. Ciptakan percakapan cerdas -- Siapapun ingin dikenal dan dicap sebagai orang yang cerdas dan bijak. Tapi ingat, jangan terlalu memaksakan diri memunculkan kesan itu. Anda harus menguasai bahan pembicaraan. Jangan sok tahu jika tidak benar-benar tahu masalah yang sedang dibicarakan. Sebab, yang bakal terjadi mungkin sebaliknya, Anda akan terlihat bodoh dan konyol.

    Jika Anda berupaya terlihat mewah dan mengikuti mode, jangan setengah-setengah. Yakinkan diri bahwa Anda bisa menyebut nama-nama Jean Paul Gaultier, Louis Vitton atau Moschino dengan benar. Kalau tidak, Anda hanya akan menjadi bahan tertawaan.

    3. Jangan berbicara kotor -- Goda-menggoda merupakan bagian alamiah dari proses pacaran. Kelakar dan senda gurau bisa jadi hal paling menyenangkan dalam pertemuan. Tapi, jangan sampai percakapan dan senda gurau itu tergelincir ke arah seks. Dia akan salah menilai Anda. Kecuali jika Anda memang tipe penggoda dan tidak berharap bertemu si dia lagi. Namun, jika Anda ingin menjalin hubungan serius, hindari jebakan pembicaraan kotor pada tahap awal hubungan. Penilaiannya pada Anda akan jungkir balik bila dia berpikir kepribadian dan moral Anda tidak jauh-jauh dari yang Anda bicarakan. Jadi, berhati-hatilah. Bahkan ketika dia memulai percakapan semacam itu, jangan cepat terpancing sampai Anda mengenal dia dengan baik. Prinsipnya, jagalah kebersihan kata-kata Anda.

    4. Perkenalkan si dia pada lingkungan Anda -- Langkah besar dalam satu hubungan dimulai ketika Anda bersiap-siap memperkenalkan pada teman-teman. Tak dapat dipungkiri, saat-saat demikian sangat menyenangkan. Tapi, Anda pun harus mendekati "wilayah" ini dengan hati-hati. Sebelum memperkenalkan pada teman-teman, Anda harus tahu apakah dia telah siap melakukannya. Kendati sangat ingin memamerkannya pada teman-teman, -jika Anda membawanya terlalu dini dalam lingkungan Anda, dan mengumumkan hubungan cinta Anda, dia mungkin akan berpikir Anda terlalu bernafsu.

    Aturan ini juga berlaku pada orangtua. Jika Anda ingin memperkenalkan, buatlah hal itu sebagai masalah biasa dan bukan pertemuan antara calon menantu dan mertua. Anda akan menekannya dan malah menakutkan.

    Jika Anda tiba pada tahap merasa nyaman menjadikannya bagian dari lingkungan Anda, pikirlah dua kali bila dia belum siap melakukan hal yang sama pada Anda. Mungkin, dia punya alasan kuat untuk tidak segera memperkenalkannya pada orangtuanya.

    Pikirkan lagi apakah dia sungguh-sungguh berpikir tentang hubungan Anda.
    5. Jangan terlalu akrab -- Pepatah mengatakan "Keakraban melahirkan penghinaan". Kedengarannya memang bertentangan. Lazimnya, hubungan dua orang bisa berjalan lancar jika mengenal masing-masing dengan intim. Buat dua insan yang telah menjalin hubungan lama, makan di piring yang sama -- atau membelikan barang yang bersifat pribadi -- itu hal yang wajar. Tapi, bila baru sampai pada tahap pendekatan, jangan lakukan itu. Jika tidak, si dia akan memberi penilaian yang buruk pada Anda.

    6. Jangan terlalu sering menelepon -- Masa kini, telepon (faks dan e-mail ) bagian penting dari "upacara" harian. Dering telepon pada larut malam, pesan mengejutkan pada mesin penjawab atau sebuah e-mail di kantor, bisa menjadi penghibur manakala kepenatan dan kebosanan datang melanda. Kendati demikian, usahakan tidak berlebihan. Beberapa pria tidak suka lho kekasihnya menelpon setiap waktu. Ada saat mereka harus konsentrasi penuh pada pekerjaan. Hati-hatilah, pria yang Anda incar mungkin akan merasa bosan dan terganggu dengan telepon Anda, sebelum hubungan itu benar-benar jadi.

    7. Hindari kata "kita" dan pembicaraan masa depan -- Bagi sebagian orang, kata "kita" bisa jadi menakutkan dan berbahaya. Sama halnya dengan membawa teman baru Anda ke dalam lingkungan teman dan keluarga. Untuk rencana mingguan, boleh-boleh saja mengatakan "Kita makan malam bersama Jumat ini", atau "Ada film bagus. Kita harus nonton". Tapi, jika kata "kita" juga Anda sertakan dalam rencana akhir tahun nanti, berarti Anda sedang menapaki jalan yang curam dalam hubungan Anda.

    Ketika Anda memulai hubungan baru, pembicaraan tentang masa depan akan terdengar lancang. Sebab, dalam hubungan yang baru menapaki tahap awal, Anda belum bisa memastikan apa Anda sepadan dengannya. Mungkin, kisah cinta itu tak akan pernah ada dan Anda hanya menjadi teman baiknya saja. Jadi, jika pertanyaan tentang masa depan mengusik pikiran, tunggulah sampai Anda yakin bahwa dia memang kekasih Anda.

    8. Jadilah diri sendiri -- Kita sering mencoba menjadi orang yang diinginkan calon kekasih. Boleh-boleh saja. Tapi ingat, menjadi "orang lain" itu sangat melelahkan. Anda akan bosan dan jenuh berpura-pura mengikuti kesukaannya.Padahal, belum tentu juga dia menyukai Anda berlaku seperti itu. Menjadi diri sendiri, itu cara yang terbaik. Si dia juga tak ingin Anda menjadi pribadi yang lain.

    9. Jangan terlalu serius -- Pertanyaan "Diakah orang yang tepat untuk jadi kekasihku?" selalu muncul pada tahap-tahap awal hubungan. Nasihat terbaik: jangan pikirkan itu ketika Anda baru mengenalnya. Jika dia kekasih terbaik Anda, tidak butuh waktu lama untuk mengetahuinya. Tapi, dalam tahap awal ini, jadilah teman yang baik dan nikmati hari-hari yang indah.

    Dia mungkin hanya cocok sebagai sahabat, atau justru adik Anda yang akan menjadi pacarnya, atau dia cuma seorang yang enak diajak bersenang-senang saja.

    Anda tidak bisa menemukan jawaban pada awal hubungan. Jadi, tenang-tenang saja dulu, nikmati hari Anda, lalui juga proses hubungan Anda dan biarkan semuanya berjalan alami.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

    *Jangan komentar SPAM
    *Jangan menanam link
    *Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

    Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.



    By: ndeletz.net
    Terima Kasih!!

    Item Reviewed: Meniti Hubungan Baru Dengan Selamat Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top