728x90 AdSpace

  • Latest News

    07 Februari 2015

    Usai Ditinjau Ganjar, Rencana Pengaktifan Bandara Ngloram Kabupaten Blora Menguat

    Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau keadaan landasan pesawat di Bandara Ngloram Kecamatan Cepu, Kab.Blora yang sudah lama mangkrak tidak digunakan. Pemprov ingin membantu agar bandara ini bisa diaktifkan lagi.
    BLORA. Kedatangan Gubernur Ganjar Pranowo ke Kabupaten Blora memunculkan harapan pengaktifan kembali lapangan terbang (lapter) Ngloram di Kecamatan Cepu. Gubernur yang didampingi sejumlah pejabat Pemprov Jateng, Bupati Djoko Nugroho serta beberapa pejabat di Pemkab Blora, Kamis (5/2), meninjau lapter yang dibangun di tahun 1980 tersebut. 

    Usai mendapatkan penjelasan singkat dari bupati dan sejumlah pejabat terkait, gubernur sempat berupaya menelepon Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, untuk menanyakan status lapangan terbang Ngloram yang lahannya dimiliki Kementerian ESDM.
    Hanya saja telepon yang dilakukan saat meninjau landasan pacu lapter Ngloram itu tidak diangkat sang menteri. 

    ’’Tadi saya berupaya menghubungi menteri ESDM. Tapi mungkin karena sedang sibuk, teleponnya tidak diangkat,’’ ujar Ganjar Pranowo. 

    Dia menyatakan, pengaktifan kembali Ngloram tidak boleh disikapi secara emosinal hanya karena sudah pernah ada lapngan terbang di daerah tersebut.

    Menurutnya perencanaan harus dilakukan dengan baik. Selain itu dikaji pula feasibility study atau analisis kelayakannya. ’’Kalau memang layak, tentu kami dorong diaktifkan lagi,’’ tandasnya. Hanya saja Ganjar Pranowo mengungkapkan dari peninjauan singkat tersebut pihaknya menghendaki Ngloram nantinya dikembangkan menjadi bandara komersial.

    Dia mengungkapkan, sejumlah pihak pernah menemuinya dan tertarik mengembangkan lapangan terbang Ngloram menjadi bandara untuk pusat pendidikan dan latihan penerbang maupun untuk bandara komersial. 

    Kepala Dinas ESDM Jateng, Teguh Dwi Paryono, menambahkan wacana pengaktifan kembali lapter Ngloram sudah bergulir sejak beberapa tahun silam. Pihaknya pun sempat berencana meminta aset lapter tersebut agar pengaktifan kembali lapter Ngloram bisa segera direalisasi.

    Hanya saja pihak kementerian ESDM belum berkenan dan bahkan akan mengembangkan sendiri lapter itu menjadi lapter khusus bekerja sama dengan Pertamina. ’’Kami akan coba meminta aset lapter Ngloram lagi. Kalaupun tetap tidak boleh, kami mengharapkan kementerian ESDM segera mengaktifkan lapter Ngloram,’’tandasnya.

    Dia meyakini jika lapter yang mempunyai landasan pacu sejauh 900 meter itu kembali aktif, maka akan banyak manfaat yang bisa diperoleh. ’’Multiplier effect-nya akan sangat besar untuk meningkatkan perekonomian daerah,’’ ujarnya. 

    Bupati Djoko Nugroho menyatakan akan lebih efektif jika lapter Ngloram diaktifkan lagi dibanding membangun lapter baru di wilayah lain untuk mendukung kawasan minyak dan gas (migas) Blok Cepu.

    Menurutnya segala persyaratan yang dibutuhkan untuk mengaktifkan kembali lapter Ngloram telah terpenuhi. ’’Beberapa tahun lalu lapter ini pernah didatangai tim dari Kementerian Perhubungan yang berkedudukan di Bandara Juanda. Tim tersebut menilai lapter Ngloram layak dikembangkan,’’ tandasnya.

    Diperbaiki Total
    Hanya saja untuk diaktifkan kembali, sejumlah bagian bandara milik kementerian ESDM tersebut harus diperbaiki total. Diantaranya landasan pacu, apron serta peralatan pendukung bandara. Beberapa tahun lalu dilakukan pertemuan antara Kementerian ESDM, Pertamina, Kementerian Perhubungan dan dari Pelita Air Service serta dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

    Bahkan tim dari Kementerian ESDM di tahun 2013 yang didampingi Bupati Djoko Nugroho sempat berdialog dengan warga yang rumahnya berada di sekitar lapter Ngloram. Ketika itu dinyatakan akan ada pembebasan tanah milik warga. Pasalnya tanah ESDM di kawasan lapter tersebut luasnya masih belum cukup jika proyek dilaksanakan. Sesuai perencanaan awal diperkirakan dibutuhkan lahan sekitar 20-30 hektar sebagai pendukung pembangunan kembali lapter Ngloram.

    Nantinya landasan pacu Ngloram yang saat ini sekitar 900 meter akan diperpanjang menjadi 2.200 meter. Sehingga bandara di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur itu bisa didarati pesawat berbadan lebar. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

    *Jangan komentar SPAM
    *Jangan menanam link
    *Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

    Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.



    By: ndeletz.net
    Terima Kasih!!

    Item Reviewed: Usai Ditinjau Ganjar, Rencana Pengaktifan Bandara Ngloram Kabupaten Blora Menguat Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top