728x90 AdSpace

  • Latest News

    27 Januari 2015

    Banyak yang Rusak, Sarana Irigasi Pertanian di Blora Diminta Diperbaiki

    Salah satu embung di Blora yang tidak diimbangi dengan saluran irigasi yang baik, pertani harus menyewa diesel untuk menyedot air dialirkan ke sawah disekitarnya.
    BLORA. Buruknya sarana irigasi dikeluhkan sejumlah elemen masyarakat. Padahal irigasi merupakan bagian yang penting untuk memajukan sektor pertanian. Terlebih lagi saat ini digencarkan swasasembada untuk tanaman pangan. Wakil Ketua Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED) Blora, Edi Yulianto mengritik kebijakan pemerintah dalam hal pertanian yang masih setengah-setengah bahkan tidak memperhatikan irigasi. ’’Kalau ingin membangun dan memajukan pertanian harusnya irigasi itu dibenahi terlebih dahulu, sebab ini masalah penting,’’ ujarnya.

    Dia melihat, pembangunan pertanian tidak fokus, lebih baik mulai sekarang menata kembali irigasi yang ada khususnya di daerah yang sumber airnya melimpah. Dia mencontohkan, irigasi yang saat ini masih berjalan cukup bagus di Kecamatan Todanan, namun banyak sarana irigasi yang rusak sehingga kurang maksimal. ’’Infastruktur irigasi mulai sekarang harus dibangun Dinas Pertanian harus fokus ini, jadi omong kosong bicara pertanian tanpa irigasi,’’tandasnya. 

    Dia mengakui, kalau berapa jumlah irigasi yang baik dan rusak belum tahu datanya, namun dipastikan banyak yang rusak dan minim sekali perbaikan. ’’Selain Todanan, sejumlah kecamatan memiliki sarana irigasi namun masih perlu diperhatikan serius,’’ jelasnya.

    Salah satu irigasi yang bocor di Kecamatan Tunjungan Blora.
    Usul Raperda 
    Bahkan kalau perlu, lanjutnya, pemerintah mengusulkan dan membuat rancangan peraturan derah (raperda) tentang irigasi, agar perbaikan infastruktur irigasi lebih serius dan diperhatikan. Karena pembangunan bukan hanya infrastruktur jalan dan jembatan. Namun juga pembangunan sarana irgasi, sebab itu akan dirasakan dan dimanfaatkan langsung oleh petani. 

    Hal yang sama dikatakan oleh Agus Nugroho petani asal Kelurahan Jepon. Keseriusan pemerintah dalam memajukan pertanian memang dipertanyakan. Dia sepakat kalau irigasi penting dan harus di tata kembali. Potensi membuat infrastruktur irigasi sangatlah besar. ’’Banyak waduk dan embung-embung yang saat ini terbengkelai karena tidak disertai dengan dibangunnya irigasi di sekitarnya,’’ ujarnya.

    Embung yang ada itu, lanjutnya, harus dimanfaatkan dengan baik, kalau dibangun irigasi tentu akan semakin menguntungkan petani yang ada. Sebab sawah yang ada akan mudah teraliri air. ’’Jangan hanya terus membangun embung saja untuk proyek, perhatikan sarana irigasinya,’’ pintanya.

    Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan). Reni Miharti mengatakan, tahun ini akan lebih fokus pada pembenahan dan pembangunan irigasi melalui gerakan perbaikan irigasi. Nantinya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum. (Sugie-SMNetwork | Jo-infoblora)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

    *Jangan komentar SPAM
    *Jangan menanam link
    *Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

    Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.



    By: ndeletz.net
    Terima Kasih!!

    Item Reviewed: Banyak yang Rusak, Sarana Irigasi Pertanian di Blora Diminta Diperbaiki Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top